Copyrights @ Journal 2014 - Designed By Templateism - SEO Plugin by MyBloggerLab

Sunday, April 24, 2016

SNMPTN

Berbeda dengan jaman dulu, pendaftaran masuk ke PTN sekaranag ini ternyata sangat menegangkan. Semoga anakku bisa lolos dan diterima di teknik Industri UGM. Aamiin. Menunggu pengumuman hasil seleksi SNMPTN tanggal 10 Mei 2016.
Semoga.

Jadwal SNMPTN
Periode pendaftaran oleh siswa pelamar29 Februari 2016 jam 08:00 WIB - 14 Maret 2016 jam 22:00 WIB
Periode melengkapi pendaftaran oleh siswa pelamar29 Februari 2016 jam 08:00 WIB - 14 Maret 2016 jam 22:00 WIB
Finalisasi pendaftaran oleh siswa29 Februari 2016 jam 08:00 WIB - 14 Maret 2016 jam 22:00 WIB
Periode pencetakan kartu peserta SNMPTN22 Maret 2016 jam 08:00 WIB - 21 April 2016 jam 22:00 WIB
Pengumuman hasil seleksi SNMPTN10 Mei 2016 jam 17:00 WIB
Proses Verifikasi dan/atau Pendaftaran Ulang di PTN masing-masing bagi yang Lulus Seleksi31 Mei 2016 
Bersamaan dengan pelaksanaan ujian tertulis SBMPTN 2016
,

Kakak Icha di YPAB

Ga seperti biasanya, hari ini kakak Icha menggantikan kakak2 tutor untuk yang SD. Biasanya untuk mereka yang SMA. Beginilah suasana kelas dgn murid anak2 pemulung. Seru banget. Semangat ya kakak Icha!

"Perubahan itu dimulai dari pendidikan" - YPAB


Saturday, April 16, 2016

Candi Ijo

Sudah lama penasaran pingin melihat Candi Ijo seperti apa. Ternyata lucu juga. Ini adalah candi Hindu.





Breksi, Jogja

Bosan ke pantai atau gunung? Ga usah pusing2, datang saja ke tebing Breksi. Sebuah destinasi wisata baru yg mungkin mempu membuat anda melepas stress. Terutama bagi mereka para pesepeda, tempat ini terasa begitu menantang. Tebing Breksi, diresmikan oleh Pemkab Sleman, pada Sabtu (30/5/2015) bersama Gubernur DIY Sri Sultan HB X, termasuk lokasi Gunung Purba, dan Candi Ijo.

Di mana lokasi tebing Breksi? Tak jauh dari Candi Boko. Dari Prambanan, belok ke arah selatan (Piyungan). Pertigaan menuju Candi Boko masih terus ke selatan. Pas di pertigaan Candi Ijo kita langsung belok kiri (ke arah Timur) menuju Candi Ijo. Separuh perjalan ke Ijo, kita akan menemukan pertigaan ke kiri menuju Breksi. Tak jauh dari jalan aspal. Retribusi seikhlasnya. Parkir mobil Rp. 5.000. Murah bukan?

Selamat mencoba.
Jangan buang sampah sembarangan.











Sunday, July 26, 2015

TIPS MEMILIH SPBU

INILAH CARA CERDAS MENGISI BENSIN DI SPBU DI NEGARA "NEOLIBERAL" INI.
Di era sekarang ini semua barang­barang mahal. Termasuk bahan bakar. Bahan bakar semakin mahal, maka jadilah konsumen yang cerdas agar tidak semakin dirugikan.

TIPS MEMILIH SPBU
Lebih baik mengisi bensin di SPBU milik Pertamina yang berkode angka 31 di awal, atau (digit kedua angka 1).
Tiap SPBU memiliki kode depan masing­2. Bagaimana cara
mengetahuinya?
Pernah memperhatikan plang nama besar saat menuju ke SPBU? Di wilayah Jakarta dan sekitarnya tertera huruf 31.XXXXX atau
34.XXXXX. Huruf awal pertama menandakan kode wilayah dan angka kedua mengandung arti kepemilikan.
Angka 3 di awal berarti SPBU berada di wilayah Jakarta, Jawa Barat, Banten dan sekitarnya. Kalau angka di awal 5 untuk SPBU yang berada di wilayah Surabaya.

Digit kedua, jika angka 1 berarti kepemilikan Pertamina sendiri. Sedangkan angka 4 berarti kepemilikan swasta. Jadi yang penting angka keduanya adalah 1 (satu), tidak masalah berapapun angka pertamanya karena itu hanya kode wilayah
Karena, sebenarnya ada tiga kategori SPBU.
1. COCO alias corporate owner corporate operate,
2. CODO yakni corporate owner dealer operate.
3. DODO, dealer owner dealer operate. Ini berdasar pada situs spbu.pertamina.com.

Karena dikendalikan oleh pertamina, maka kualitas SPBU model COCO dan CODO diyakini lebih baik dibanding DODO. Tanpa bermaksud menyamaratakan, di sisi bisnis bisa dimengerti, karena ingin cepat balik modal, pengusaha jadi berlaku curang. Maka lebih disarankan untuk mengisi bensin di SPBU milik Pertamina (angka keduanya harus 1) karena quality controlnya
cukup bagus. Baik keakuratan takaran maupun kualitas BBM akan lebih terjamin.

Jika ingin mencoba membuktikan, isilah kendaraan anda dengan BBM di dua SPBU yang berbeda kode (huruf kedua 1 dan 4) di hari yang berbeda. Jika mengisi bensin di pertamina dengan tanda kode 31 (Angka Kedua 1)akan terasa tarikan mobilnya lebih kencang dan tidak terlalu kotor dibanding dengan BBM dari SPBU dengan tanda kode lainnya.

Coba anda isi tanki motor anda sebanyak 1 liter bensin di SPBU berkode 31 (Angka Kedua 1) dan SPBU berkode 34. Bandingkan dari sisi kualitas (mesin lebih enak) maupun kuantitasnya (yang mana yang lebih cepat habis).

Memang tidak semua SPBU pertamina yang dimiliki swasta berlaku curang, namun dari banyak kasus membuktikan adanya perbedaan baik secara kuantitas maupun kualitas. Pengurangan takaran dan mengoplos BBM mungkin saja dilakukan demi
mengejar keuntungan yang berlipat

TIPS LAINNYA
1. Saat mengisi bensin minta kepada petugasnya agar tuas handle selang jangan ditekan tapi dilepas saja ketika mengisi tanki kendaraan. Pernahkah anda sewaktu ngisi bensin, tuasa handle ditekan­tekan oleh petugasnya? kenapa begitu? karena banyak oknum yang nakal dengan cara memainkan takaran bensin dengan teknik seperti itu sehingga jumlah bensin yang kita isi lebih sedikit dari apa yang seharusnya. Jika anda melihat aksi tersebut saat mengisi bensin, tegurlah petugasnya.

2. Isilah bensin ketika hari masih pagi dan temperatur tanah masih dingin Ingat bahwa semua SPBU mempunyai tanki penyimpanan di bawah tanah.Semakin dingin tanahnya maka semakin padat/kental bahan bakarnya. Jika temperatur mulai panas/hangat, maka bahan bakarnya akan memuai.
Jadi jika membeli bahan bakar pada siang hari atau petang hari..

Sebenarnya bahan bakar yang diisikan ke dalam tanki kendaraan anda jelas lebih sedikit dibanding jumlah liter yang anda beli. Dalam bisnis perminyakan, gravity yang spesifik dan temperatur bensin, diesel dan bahan bakar pesawat jet, ethanol dan produk minyak lainnya punya peranan penting. Kenaikan 1 derajat merupakan hal yang sangat berpengaruh dalam business ini. Tetapi SPBU tidak memberikan anda rugi/kompensasi karena temperatur.

3. Isi bensin saat tanki kendaraan anda masih setengah penuh
Alasannya adalah semakin banyak bahan bakar yang ada di tanki kendaraan, maka semakin sedikit udara yang ada di bagian tanki yang kosong. Bensin menguap lebih cepat dari pada yang bisa kita bayangkan. Dalam bisnis perminyakan biasanya tanki penyimpanan bensin mempunyai apa yang kita sebut atap yang
mengapung (floating roof) yang berfungsi sebagai clearance zero antara bensin dan atmosfer sehingga penguapannya bisa dikurangi.,tetapi hal itu tidak terdapat di SPBU.

4. Jangan isi bensin ketika ada truk tanki sedang mengisi tanki penyimpanan. Hampir pasti bensin atau solar akan teraduk saat bahan bakar dipompakan dari truck ke tanki penyimpanan SPBU, dan kemungkinannya akan ada kotoran di dasar tanki penyimpanan yang teraduk naik dan terikut masuk ke tanki kendaraan anda.

TIPS PENTING LAINNYA
Sering kita dengar waktu mengisi BBM petugas POM dengan manisnya bilang "dari nol ya mas/mbak"

Oke, tapi coba perhatikan baik2. Argonya bisa cepet banget lho...
Bahkan saking cepatnya bukannya malah kaya argo berjalan tapi kaya argo kedip-kedip doang pergaris-garis angkanya -,-
Kalau itu terjadi, bilang saja sama petugasnya "mas, speed 1 aja dan tolong gagangnya dilepas". Bisa dipastikan jalannya argo akan normal. Teorinya begini,

1. Argo cepat itu tidak bagus, karena yang keluar angin, selisih bisa 2-5 liter. Bayangkan kita rugi berapa. Kalau isi bensin motor mungkin tidak begitu terasa, tapi kalau mobil yang sudah ratusan ribu keatas lebih dikhawatirkan lagi mereka "bermain" disitu.

2. Sekali lagi gagang/tuas dipegang itu juga tidak bagus, karena dia bisa ngatur speed semprotan bensinnya. Speed terdiri dari 3 gigi. Makin tinggi makin cepat. Maka dari itu mintalah pada petugas supaya speed 1 dan gagang/tuas nya dilepas". Kalo ada petugas yang marah atau semisalnya dengan saran kita. Segera laporkan pada PERTAMINA atau tinggalkan isi bensin disana lagi...

Share informasi ini seluas ­luasnya agar banyak orang yang tahu.

Thursday, July 16, 2015

,

Selamat Idul Fitri 1436-H

Kepada teman2 semua, kami sekeluarga mengucapkan : Selamat idul fitri 1436-H, Mohon maaf lahir dan batin. Ja alanallahu wa iyyakum minal aidzin wal faidzin. Taqabbalallahu minna wa minkum. Semoga kita semua menjadi pribadi2 yang lebih baik, amin.





Wednesday, July 15, 2015

,

Perilaku dalam Bekerja

Ada beberapa pertanyaan yang menggelitik (baca : mengganggu pikiran) terkait corporate value dan desirable behavior yang disampaikan dalam workshop COC di tempat kami bekerja beberapa waktu lalu. Dan ini adalah salah satunya : jika Perusahaan memilih tidak memberikan promosi kepada karyawan yang bekerja tergantung pada kondisi mood-nya dan berperangai tidak baik, lalu bagaimana bisa saat ini ada seorang Head yang berperilaku mirip seperti yang dicontohkan dalam workshop – dan bahkan lebih buruk. Suka ber-teriak2 saat memberi arahan, menggunakan kata2 kasar, egois, selalu merasa dirinya paling benar, tidak mau mendengar pendapat orang lain/ staffnya, moody, terkesan tidak berpendidikan dalam hal tata krama berkomunikasi dsb dsb? Tak ada yang namanya respect, humility dan mungkin integrity. Bagaimana mungkin dia bisa dipromosikan menjadi seorang Manager/ SPV/ atasan?

Well, paling tidak, ada 3 jawaban yang langsung bisa saya sampaikan kepada penanya (entah ini pertanyaan iseng atau sekedar bergurau, tetapi memang harus dijawab :)  ).

Pertama : Orang itu bisa mencapai posisi Manager karena di masa lalu, Perusahaan ini (pada waktu itu, sebelum di-akuisisi) tidak mengenal yang namanya Code of Conduct. Tidak mempedulikan apakah setiap karyawannya berperilaku baik atau tidak. Tidak menganggap etika dalam bekerja adalah sesuatu yang sangat berarti untuk going concern bisnisnya. Yang penting omzet selalu tinggi dan memenuhi target. Itu saja. Bahkan Management seakan "tidak peduli" bagaimana cara omzet tersebut dicapai. Entah dengan cara2 “kotor” dan “kurang terpuji” atau cara yang proper dan bisa dipertanggungjawabkan. Yang penting : growth tinggi, “persetan” dengan ongkos yang harus dibayar di kemudian hari. Tentu saja saat ini tidak lagi berjalan seperti itu. Ini adalah masa di mana kita tidak lagi mengejar Growth semata, - tetapi Management kini menginginkan Profitable Growth. Pertumbuhan yang sehat. And, We do it the right way!

Singkatnya : orang itu adalah produk masa lalu, di mana perilaku individu yang baik tidak menjadi prioritas dalam kehidupan perusahaan (ataupun kehidupan pribadinya).

Ke dua : Bisa saja sewaktu orang itu masih menjadi staff atau supervisor, ybs memiliki attitude yang baik dan berkomunikasi santun dengan sejawat atau atasannya. Tetapi saat ybs dipromosikan menjadi Manager, mulai berulah dan menunjukkan sifat2 aslinya yang kurang terpuji – yang selama ini ia sembunyikan demi mendapatkan penilaian yang baik. Dan di saat dirinya mulai merasa nyaman dengan posisinya, maka muncullah perangai aslinya. Sungguh manusiawi bukan?

Saya jadi teringat ungkapan dalam suatu tulisan, yang diucapkan oleh bangsa Belanda dulu terhadap sifat orang “Indonesia”. Bahwa bangsa ini adalah bangsa (yang bermental) “kuli”, tetapi saat diberikan sedikit saja kekuasaan maka dia akan menjadi seorang diktator yang paling kejam. Semoga ucapan itu salah.

Yang ke tiga : ini bukan jawaban. Tetapi merupakan harapan. Bahwa apapun latar belakang dan personality yang dimiliki oleh setiap individu, yang merupakan sifat bawaan dari bayi, kita harus memahami dan wajib menjalankan nilai2 positif yang dikemas dalam Corporate value Perusahaan ini. Bahwa di manapun level kita berada, kita harus selalu memiliki initiative, hunger to learn and improve, serta Emotional and Social Awareness. Tiga hal ini kita kenal sebagai pilar utama dalam GCF, yang mengisyaratkan agar setiap individu dalam keluarga GI berkomitmen untuk membangun kemampuan dan memiliki perilaku serta mindset sbb : drive, ownership, tenacity, humility, growth mindset, commited to change, maturity, self awareness dan influence. Tak peduli apakah kita datang dengan sifat2 dasar Choleric yang cenderung tegas, kejam, egois, kasar dan tak mau mengalah. Atau Sanguin, yang suka banyak bicara, ngerumpi dan hobi mempengaruhi orang lain. Atau pribadi Melancholic, yang pendiam namun teliti dalam bekerja. Atau juga jika anda adalah seorang Phlegmatic - pribadi yang suka mengalah, pecinta damai dan mudah memaafkan. Tidak masalah dengan itu semua. Yang perlu kita lakukan adalah : menyadari kekuatan dan kelemahan diri kita masing2 untuk kemudian men-sinergikan-nya dengan desirable behaviors yang tercantum dalam Corporate values and culture Perusahaan – tempat di mana kita bekerja untuk menghidupi anak dan keluarga kita.

It’s your attitude, not your aptitude, will determine your altitude.